Lagu ini adalah lagu pertama yang dicoba dibikin transliriknya dan beneran dinyanyikan (demo later deh, malu soalnya kualitasnya ajaib) #….
Mohon maaf jika terjadi kesalahan formatting ‘w’-
漢字 | Romaji | Bahasa Indonesia |
子供たちが空に向かい両手をひろげ 鳥や雲や夢までもつかもうとしている その姿はきのうまでの何も知らない私 あなたにこの指が届くと信じていた 空と大地がふれあう彼方 過去からの旅人を呼んでる道 あなたにとって私ただの通りすがり ちょっとふり向いてみただけの異邦人 市場へ行く人の波に身体をあずけ 石畳の街角をゆらゆらとさまよう 祈りの声 ひずめの音歌うようなざわめき 私を置き去りに過ぎてゆく白い朝 時間旅行が心の傷を なぜかしら埋めてゆく不思議な道 サヨナラだけの手紙迷い続けて書き あとは哀しみを持て余す異邦人 あとは哀しみを持て余す異邦人 | Kodomotachi ga sora ni mukai ryōte o hiroge Tori ya kumo ya yume made mo tsukamou to shiteiru Sono sugata wa kinō made no nani mo shiranai watashi Anata ni kono yubi ga todoku to shinjiteita Sora to daichi ga fureau kanata Kako kara no tabibito o yonderu michi Anata nitotte watashi tada no tōrisugari Chotto furimuitemita dake no i hōjin Shijō e iku hito no nami ni shintai o azuke Ishidatami no machikado o yurayura to samayou Inori no koe hizume no oto utau yōna zawameki Watashi o okizari ni sugiteyuku shiroi asa Jikan ryokō ga kokoro no kizu o Naze kashira umeteyuku fushigina michi Sayonara dake no tegami mayoitsuzukete kaki Ato wa kanashimi o moteamasu ihōjin Ato wa kanashimi o moteamasu ihōjin | Lihatlah mereka, anak-anak itu, tangannya menjangkau langit Burung dan awan, juga impian, semuanya ingin m’reka genggam. Aku pun begitu, hingga hari lalu, aku yang terbutakan impian Ku percaya, dengan jariku, aku akan dapat merengkuhmu. Pengelana nirwaktu, buat jalan berliku, Antara bumi dan juga langit, di situlah bertemu. Di mata ini, engkau orang asing, hanya mampir sekali, engkau menumpang wajah, sejatinya kau sang pengelana Tubuhku terbawa, di tengah lautan, mereka yang berniaga Aku menunggu, di simpang itu, hatiku penuh rasa gamang Suara dalam doa, dan geritik kuku, s’mua kan berubah jadi gita, lalu hilang, meninggalkanku, di subuh hari berkabut putih Ku tak tahu mengapa, waktu sembuhkan luka, lara hatiku, kini t’lah pulih, walau rasa asing. Surat ini, kutulis untukmu, meskipun hati ini ragu Kemudian, kau tinggal lara, dalam benakku hai pengelana Kemudian, kau tinggal lara, dalam benakku hai pengelana |