MUCC – Kagerou (Logamaya)

Tahun baru, blog baru. Terjemahan dari akun FB akan diupload ke sini secara bertahap.

(yes, I know the title is Malay and it’s not even a literal translation — and my kanji skill is decaying everyday it’s crazy. so yeah. enjoy this piece of translation.)

Kanji, credits to [email protected]:

バスに揺られ流れてく町並み
春気付いた景色の窓辺に
風を巻き起こし一路君へと
逸る胸を抑え僕はいま

残りの停留所 指折り数えて 空を眺めてる 素振り
孤独な痛みを痛みで誤魔化し傷跡広げる君へ

会いに行くよ今すぐに
誰のため? 取り繕うシナリオ もういいさ
今日こそ君に伝えなきゃ
ずっと胸の奥隠してきた赤い陽炎

指折り数えた残りもあと二つ 見慣れた景色に変わる
昨日の傷跡と 明日の痛みを繋いでしまっても

君へ

会いに行くよ今すぐに
こんな僕のため取り繕うピリオド もういいさ
今日こそ君に伝えなきゃ
ずっと胸の奥 つかえていた陽炎を

Romaji, credits to [email protected]:

Basu ni yurarenagareteku machinami
Haru kidzuita keshiki no madobe ni
Kaze wo makiokoshi ichiro kimi e to
Hayaru mune wo osae boku wa ima

Nokori no teiryuujyo Yubiori kazoete Sora wo nagameteru Soburi
Kodoku na itami wo itami de gomakashi Kizuato hirogeru kimi e

Ai ni yuku yo imasugu ni
Dare no tame? Toritsukurou shinario Mou ii sa
Kyou koso kimi ni tsutaenakya
Zutto mune no oku kakushitekita akai kagerou

Yubiori kazoeta nokori mo ato futatsu Minareta keshiki ni kawaru
Kinou no kizuato to Ashita no itami wo tsunaide shimattemo

Kimi e

Ai ni yuku yo imasugu ni
Konna boku no tame torituskurou piriodo Mou ii sa
Kyou koso kimi ni tsutaenakya
Zutto mune no oku Tsukaeteita kagerou wo

English, credits to [email protected]:

I rattle through the streets on the bus,
Staring from the window at the spring scenery
The wind leads one way, towards you
I’m restraining my impatience

I count out the remaining stops on my fingers and stare at the sky
I cover up the pain of loneliness with more pain, and my scars deepen

I’m coming to meet you as fast as I can
But for whose sake? I’m done pretending
This time I have to tell you
About the red heat haze I hid in my heart

Only two stops are left and the landscape is no longer familiar
Even if it ties together yesterday’s scars with tomorrow’s pain..
I’m coming

I’m coming to meet you as fast as I can
For my own sake, I’m done pretending
This time I have to tell you
About the heat haze that’s choking my heart

Indonesian, credits to me <3

Saat membelah jalan dengan bus, aku menatap jendela
Di luar sana, pemandangan musim semi menyapa
Angin yang berhembus mengarah pada satu tujuan — dirimu saja
Kini, aku berlatih untuk bersabar

Dengan jariku, kuhitung perhentian yang tersisa, kemudian ku menatap langit
Rasa sakit yang kurasakan saat sendirian itu kututup kembali dengan sakit yang lain — dan lukaku makin dalam kini.

Aku berusaha menemuimu secepat-cepatnya,
tetapi untuk siapa aku melakukannya?
Kini ku telah berhenti bersandiwara.
Hari ini, akan kucurahkan padamu, semua,
tentang kabut panas yang kusembunyikan dalam jiwa.

Jika jariku benar, hanya tersisa dua perhentian.
Pemandangan di sekitarku bahkan kini telah berubah.
Bahkan jika langkahku menautkan luka kemarin dengan nyeri di esok hari —
— aku kan tetap berlari.

Menemuimu.
Secepatnya.
Demi egoku belaka. Aku telah berhenti bersandiwara.
Hari ini, akan kucurahkan padamu, semua,
tentang kabut panas membara yang kusembunyikan dalam jiwa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *